Kamis, 06 Desember 2012

Death adalah Kematian

Sudah tiga hari berlalu sejak kejadian menegangkan itu terjadi. Namun suasana duka masih menaungi kelas X.4 tempatnya menimba ilmu. Dia benar-benar seperti telah kehilangan teman terbaiknya sepanjang hidup. Membayangkan bagaimana Edo --teman baiknya-- tertabrak bus yang melintas tepat didepan matanya.

Kamis, 01 November 2012

Apa itu Helap???

Helap? Apa itu Helap? Mungkin sedikit orang yang bertanya-tanya --karena kata ini masih sangat tidak populer-- tentang apa itu Helap?

Sabtu, 26 Mei 2012

Laki-laki dan Perempuan Diciptakan Benar-benar Berbeda

Seseorang (tepatnya adik kelas) bercerita kepada saya tentang teman laki-lakinya yang mengirimkan SMS "met bobok" kepada teman perempuannya. Adik kelas saya ini merasa sakit hati karena dia berani mengirimkan SMS seperti itu kepada teman perempuannya. Saya agak bingung dengan hal itu, "Kalo cuma teman kan apa salahnya ngirim SMS 'met bobok'", begitu pikir saya. Ternyata dia dan teman laki-lakinya itu sebenarnya menjalani Hubungan Tanpa Status. Dia sudah dianggap ceweknya sendiri oleh teman laki-lakinya, begitu juga sebaliknya. Dia menganggap temannya itu seperti cowoknya sendiri. Lalu, bagaimana solusinya?

Minggu, 18 Maret 2012

Belajar adalah Copas

Belajar adalah Copy-Paste. Ya, kalimat itulah yang menjadi topik kali ini.

Kenapa Copy Paste? Karena menurut saya, belajar itu merupakan proses kita meng-copy ilmu dari sumber ilmu. Katakanlah sumber ilmu itu bisa seorang guru, atau hanya lewat blog di internet. Menyalin ilmu dari seorang/sebuah sumber ilmu ke otak kita untuk disimpan. Kemudian mem-paste ilmu tersebut ke dalam sebuah tindakan, atau menurunkan ilmu tersebut kepada orang lain yang juga membutuhkannya.

Jumat, 02 Maret 2012

Blog Baru Lagi

Untuk ke sekian kalinya, saya membuat blog baru lagi. Kali ini, saya berusaha untuk menampilkan sisi lain dari saya. Yaitu, sisi Normal atau Serius. Mungkin memang tidak bisa benar-benar serius, karena pada dasarnya saya orangnya over-humoris. Namun, dengan lahirnya blog ini saya harap bisa memunculkan sikap formal saya ke permukaan. Semoga dapat membantu para pembaca semua untuk memahami dunia dengan kacamata yang rusak sebelah, ah mulai lagi bagian tidak seriusnya. Sekian kalimat-kalimat awal saya.